11 Mei 2010
Panwas Cikancung Tanggapi Laporan
Warga Desa
Cihanyir dan Cikancung melaporkan temuan pelanggaran ke Panwas Kecamatan
Cikancung terkait KTP dukungan Pilbup Kabupaten Bandung, dari 5 warga dua desa
yang melaporkan temuan diantaranya Ceceng S, Dede R, Tini S, Iyep H, Ani R
serta Amir.
Terkait pemberitaan di salah satu
media harian (10/5) mereka melaporkan pencurian data KTP serta pemalsuan
tandatangan warga oleh oknum tertentu untuk memberikan dukungan terhadap Ir.
Tatang nama balon yang diverifikasi calon independent Bupati dan Wakil Bupati
Kab. Bandung ironisnya KTP orang yang sudah meninggalpun masih ada poto copy
KTP, pihaknya menginginkan oknum warga tersebut agar diproses secara hukum oleh
pihak kepolisian.
Ketua
Panwas Kecamatan Cikancung Endan Ramdan saat dikonformasi (11/5) menjelaskan
bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan dari lapangan meskipun
secara aturan laporan yang disampaikan harus secara tertulis waktu, bukti dan
saksi tetapi pihaknya mempunyai rasa tanggung jawab terhadap informasi yang
beredar dilapangan, berbeda dengan temuan langsung dilapangan akan segera
menindaklanjuti jika memang bukan kapasitas panwas untuk menindaklanjuti maka
temuan tersebut diarakan PPK maupun PPS.
“Apapun
bentuk laporan panwas dengan sigap menindaklanjuti meskipun tidak secara
tertulis tetapi menurut ketentuan laporan temuan harus secara tertulis”jelas
Endan.(Kos/Buser Trans)
10 Mei 2010
IPDN Bantah Praja Meninggal Akibat Miras
. “Dia adalah mantan praja yang masuk tahun 2003-2004 karena
desersi telah dipecat dan diberhentikan dari praja pada tahun 2007”
Kab. Sumedang Buser Trans,.
Kembali
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) diterpa isyu meninggalnya sorang
Praja asal Papua akibat keracunan minuman keras oplosan (miras) yang meninggal
di RS Al- Islam Bandung sabtu (8/5). Pihak IPDN sendiri melalui Rektornya I.
Nyoman Sumaryadi saat dikonfirmasi beberapa wartawan (10/5) di ruang kerjanya
mengatakan orang yang meninggal akibat miras oplosan memang benar adalah praja
yang sudah tidak aktif lagi dan dipecat pada tahun 2007 akibat tidak disiplin.
Merespon
dari pemberitaan dari berbagai media bahwa praja IPDN ada yang meninggal
pihaknya membantah keras rektor sendiri langsung datang ke rumah sakit
bersangkutan dan diperoleh keterangan bahwa yang meninggal bernama Nikson P.
“Dia adalah mantan praja yang masuk tahun 2003-2004 karena desersi telah dipecat
dan diberhentikan dari praja pada tahun 2007”tegas Rektor
Rektor
mengatakan saat apel pagi pihaknya mengecek keberadaan seluruh jumlah praja
yang ada di kampus IPDN Jatinangor Sumedang dari hasil pengecekan secara
keseluruhan praja yang ada di kampusnya dari 18 kepala satuan melaporkan baik
dilapangan maupun di cek secara tertulis jumlah praja termasuk tingkat
kehadiran praja, tidak satupun prajanya yang hilang termasuk praja asal Papua
yang dikabarkan meninggal karena miras.
.(Kos/Buser Trans)
Indra Diduga Meninggal Akibat Keracunan Miras
Kab. Bandung ,
Buser Trans,.
Seorang
laki-laki warga Kp. Kaca-kaca RT 02/14
Desa Cicalengka Wetan Kec. Cicalengka Kab. Bandung bernama Indra (23) diduga menjadi korban meninggal akibat
keracunan minuman keras (miras).
Menurut
informasi yg dihimpun Buser Trans korban masuk rumah sakit AMC Cileunyi pada
hari minggu (9/5) jam 03 pagi dengan keluhan sakit perut serta muntah-muntah
(dehidrasi/kekurangan cairan) setelah mendapatkan perawatan akhirnya pasien pada hari itu juga sekitar
pukul 14 siang jiwanya tidak terselamatkan lagi.
Kapolres
Bandung AKBP Imran Yunus melalui kapolsek Cicalengka AKP Somatri B Ori, SH
didampingi Kanit Reskrim AIPTU Iwan Kusmawan mengatakan pihaknya belum bisa
memastikan terkait meninggalnya Indra yang diduga menenggak miras oplosan yang
berakibat kematian, sejauh ini pihak polsek masih meminta keterangan dari pihak
rumah sakit yang merawat korban sebelumnya, namun keterangan yang didapat
korban minggal karena kekurangan cairan akibat muntah-muntah.(Kos/Buser Trans)
06 Mei 2010
Pipa Pertamina Bocor Di Nagreg
Operation Head Bandung Group Pertamina Shodikun Syahroni;
“Pasokan premium untuk wilayah Bandung dan sekitarnya dari
mulai hari ini (6/5) aman hingga 16 hari kedepan, kebocoran sendiri dilalukan
oleh orang yang tidak bertanggung jawab dengan cara di bor dari permikaan tanah
satu setengah meter, kerugian belum bisa di taksir tetapi pada intinya produk
sudah bias diselamatkan”
Kab. Bandung
Buser Trans,.
Jalur
distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) KM 191dari Cialcap untuk wilayah Bandung
dan sekitarnya milik Pertamina terjadi kebocoran di Nagreg tepatnya di Kp.
Andir RT 03/01 Desa Ciaro Kec. Nagreg Kab. Bandung .
Menurut Shodikun Syahroni dari bagian Operation Head Bandung Group Pertamina
mengatakan pihaknya mendapatkan informasi kebocoran dua pipa jenis CB1 CB2 dari
pihak kepolisian pada hari rabu (5/5) setelah melakukan koordinasi pihaknya
segera lalu meluncur ke lokasi sekitar pukul 18:30
WIB.
Dari hasil
yang di dapat Buser Trans Online rumah tersebut adalah milik Ojat (38) warga
Cimahi lokasi tempat kebocoran, sedangkan pemilik rumah menyewakan kepada
Jajang (45) warga Padalarang, menurut warga yang berdekatan pemilik rumah
maupun penyewa jarang berada dirumah tetapi sesekali suka datang. Untuk
mengatisipasi jangan sampai ada hal-hal yang tidak diinginkan pihak pertamina
menyarankan warga radius 400 meter dari lokasi supaya menjauh dan untuk
sementara meninggalkan rumah.
Upaya pihak
pertamina dalam mengatasi kebocoran menyiapkan pompa-pompa, drum serta mobil
pengangkut agar bisa menampung kebocoran, kebocoran sendiri mencapai 300 Kilo
liter/jam. “Pasokan premium untuk wilayah Bandung dan sekitarnya dari mulai
hari ini (6/5) aman hingga 16 hari kedepan, kebocoran sendiri dilalukan oleh
orang yang tidak bertanggung jawab dengan cara di bor dari permikaan tanah satu
setengah meter, kerugian belum bisa di taksir tetapi pada intinya produk sudah
bias diselamatkan” jelas Shodikun Syahroni Operation Head Bandung Group.(Kos/Buser Trans)
04 Mei 2010
Tiga Karyawan Pabrik Textil Diamankan Polsek Cikancung
Kab. Bandung, Buser Trans,.
Tiga karyawan PT. Filamenindo Lestari Textille yang beralamat di Jl. Raya Cicalengka-Majalaya diamankan Polsek Cikancung pasalnya ketiga karyawan tersebut ketahuan telah mencuri barang milik perusahaan berupa benang dan spare part (pirn winder, cylinder). Tersangka yang kini meringkuk di tahanan Yayan Sukandar (32) warga Kp. Miji RT 03/04 Desa Tanjunglaya modus yang dilakukan barang yang harus diretur ke PT. Texmaco berupa cones kosong dibawah kones tersebut diisi benang utuh lalu keluar begitu saja dari pabrik tanpa ada pemeriksaan lebih lanjut, dari hasil penyelidikan pihak kepolisian Yayan kerjasama dengan Nasirin karyawan PT. Texmaco warga Kp. Pasir Tengah RT04/04 Kelurahan Jati Endah Kodya Bandung kasus tersebut terungkap pada 1 Maret 2010.
Sementara itu Sumpena bin Ana (alm) warga Kp. Cikopo RT01/01 Desa Babakan Peuteuy Kec. Cicalengka adalah sopir pabrik PT. Filamenindo Lestari Textille bersama kernetnya Asep bin Abdul Kholik (32) warga Kp. Peundeuy Rt01/05 Desa Tanjunglaya Kec. Cikancung pencurian yang dilakukan dari tahun 2008 sampai 2010 dan tertangkap hasil dari pada pengembangan yang dilakukan pihak Polsek Cikancung.
Kapolres Bandung AKBP. Imran Yunus melalui Kapolsek Cikancung AKP. Kusnadi didampingi Kanit Reskrim AIPTU Heru P membenarkan ketiga tersangka terbukti telah melanggar KUHP Pasal 363 ancaman hukuman 9 tahun.
"Kami masih mengembangkan kasus ini, pihak kepolisian masih mencari kemungkinan masih ada orang yang membantu ketiga tersangka ini" jelas Kanit Reskrim.(Kos/Buser Trans)
01 Mei 2010
Kecamatan Cikancung Punya SMK Baru
Kab. Bandung ,
Buser Trans,.
Yayasan
Global Lestari yang telah berpengalaman dalam pengelolaan sekolah unggulan
serta perguruan tinggi yang cukup ternama, kini mendirikan SMK Global Techno
dengan keunggulam diantaranya dikelola oleh para ahli dibidang pendidikan,
kurikulum yang diterapkan selain paket dari pemerintah ada pula beberapa mata
pelajran seperti bahasa Jepang, bidang komputer juga penambahan jam pendidikan
agama.
SMK Global
Techno mempunyai tenaga ahli dibidang pendidikan, Drs. H. Moch. Syaefuddin
adalah sebagai Ketua Yayasan Global Lestari. Dari tahun 2007 hingga saat ini aktif
sebagai konsultan pendidikan, pernah menjadi Dosen AMIK Al Ma’soem tahun 2005-2006,
menjabat Wakil Direktur Pendidikan Yayasan Al Ma’soem tahun 2000-2005, Kepala
SMP Al Ma’soem tahun 1998-2000 serta Kepala SMA Al Ma’soem tahun 2001.
Wakil Ketua
Pengurus Yayasan Global Lestari H. Resa Taruna Suhada S.Si, M.T adalah lulusan
(S-1) pasca sarjana (S-2) lulusan ITB, menjabat juga sebagai Kepala Sekolah SMK
Global Techno dari tahun 2000 hingga saat ini menjadi Dosen STT Jabar, Dosen
Universitas Mercu Buana Jakarta.
Sekretaris
Pengurus Yayasan Global Lestari Ir. Udin Komaruddin adalah lulusan Sarjana
Teknik, Tenaga Ahli dalam bidang Komputer dan IT dari tahun 2002 hingga saat
ini sebagai pengurus LPPM STT serta Dosen UNPAS dan STT Jabar.
Lokasi sekolah itu sendiri cukup strategis
juga efesien sebab berada dilingkungan Kecamatan Cikancung, adapun keuntungan
lainya seperti biaya pendidikan yang sangat murah, sebab SMK berdiri untuk
membantu masyarakat dan memberikan pendidikan berkualitas serta biaya
terjangkau. Untuk pendaftaran siswa bisa langsung mendatangi SDN 4 Cikancung
Jl. Raya. Cikancung (Bersebelahan dengan kantor Desa Mandalasari) Kec. Cikancung
Kab. Bandung
Tlp. (022) 6906 4969 segera mendaftar, karena jumlah siswa dibatasi untuk
mejaga kualitas para siswa didik yang ada SMK Global Techno.(Mamat/Agus/Buser Trans)
Langganan:
Postingan (Atom)

