18 Mei 2010

Gudang Rongsokan Hangus Terbakar


Kab. Bandung, Buser Trans,.
            Gudang rongsokan di Jl. Panyaungan Desa Cileunyi Kec. Cileunyi milik Saepul (30) hangus terbakar (11/5), menurut saksi mata Beni (37) sekaligus orang yang dipercaya oleh pemilik gudang, api mulai terlihat pukul 13:30 yang di duga berasal dari bawah tumpukan karung bekas. Kerugian yang diderita akibat kebakaran bisa mencapai 50 jt beruntung dalam kejadian tersebut tidak sampai menelan korban jiwa.
Untuk memadamkan api didatangkan 2 Unit Pemadam Kebakaran Korwil III Kabupaten Bandung dengan menurunkan petugas pemadam sebanyak 10 orang, 1 Unit Pemadam Kebakaran dari PT. Polyfin Canggih menurunkan 8 petugas pemadam yang datang langsung kelokasi untuk menjinakan api dan berhasil dikuasai sekitar satu jam setelah kejadian.
            Kapolsek Cileunyi AKP. Asep Saepudin, SH saat ditemui di tempat kejadian mengatakan bahwa dugaan sementara api bersal dari percikan api para pekerja yang sedang mengelas memotong besi rongsokan, sejauh ini pihaknya masih mengumpulkan data dilapangan untuk nantinya dijadikan bukti penyebab kebekaran, pihaknya sendiri akan segera memanggil pemilik gudang jika memang ada unsur kelalain sehingga menyebabkan kebakaran tidak menutup kemungkinan selanjutnya akan di proses melalui prosedur hukum.(Kos/Buser Trans) 

17 Mei 2010

Smart Paksakan Sinyal Bertahan Dicicalengka


Camat Kecamatan Cicalengka Dra. Hj. Popi Hopipah;
“Saya baru tahu selama smart berdiri selesai kontrak per 1 Mei 2010 hanya dari media saja sebab selama ini pihak kami tidak pernah mendapatkan pemberitahuan dari pihak Smart selama sewa tempat tiga bulan kebelakang dipelataran masjid agung”

Kab. Bandung, Buser Trans,.
            Sinyal BTS milik Smart yang selama ini menghiasi Masjid Agung Cicalengka selidik demi selidik ternyata tidak pernah mendapatkan ijin pihak pemerintah kecamatan cicalengka, hal ini disampaikan camat kecamatan Cicalengka Dra. Hj. Popi Hopipah saat ditemui Buser Trans di ruang kerjanya (17/5).
            “Saya baru tahu selama smart berdiri selesai kontrak per 1 Mei 2010 hanya dari media saja sebab selama ini pihak kami tidak pernah mendapatkan pemberitahuan dari pihak Smart selama sewa tempat tiga bulan kebelakang dipelataran masjid agung”tegasnya.
            Diakui Camat bahwa beberapa minggu kebelakang pihak pemerintahan kecamatan telah memberi rekomendasi perijinan kepada Smart sebab setelah melihat ada beberapa warga yang telah mendatangani ijin yang diketahui oleh aparat pemerintahan Desa Cicalengka Kulon, tetapi ditegaskan kembali bahwa pada bulan pebruari hingga 1 Mei pihaknya tidak pernah memberikan ijin dan merasa heran kenapa hal ini bisa terjadi.
            Kades Cicalengka Kulon Usep Ridwan saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya memang ikut menandatangi perijinan akan tetapi nantinya harus jelas bahwa ijin itu untuk smart bukan yang lain, diharapkanya kedepan semua pihak memberikan ketegasan tentang rencana proyek Munara untuk ditempati BTS Smart yang akan didirikan di Masjid Agung Cicalengka yang rencana kontrak hingga 20 tahun, tetapi dirinya tidak bisa menjelaskan kapan ijin yang direkomendasikan tersebut berlakunya. (Kos/Buser Trans)

11 Mei 2010

Dampak Kebocoran Pipa Pertamina Masih Dirasakan Warga




 Lokasi pembobolan pipa milik Pertamina jalu Cilacap-Bandung di kp. Andir Rt 03 Rw 01 ds. Ciaro kec. Nagrek kab. Bandung

Kab. Bandung, Buser Trans,.
            Warga Kp. Andir RT03/01Desa Ciaro Kec. Nagreg masih menunggu kejelasan pihak Pertamina terkait bocornya pipa saluran BBM jenis premium jalur Cilacap- Bandung akibat disabotase(5/5), radius 2 KM dari titik kebocoran dari 4 kepala keluarga 12 jiwa ini masih menunggu konpensasi penggantian uang akibat tercemari premium.
            Hasil pendataan pihak desa seluas 5 hektare lahan pesawahan termasuk kolam ikan ikut tercemari sedangkan padi terancam gagal panen selain itu warga juga melaporkan 4 bebek peliharaanya mati, air bersih yang biasa dipakai warga kini tidak lagi sebab sudah bercampur premium.
            Menurut Kepala Desa Ciaro Wawan Hermawan saat dikonfirmasi (11/5) mengatakan meskipun kebocoran pipa premium milik pertamina sudah bisa dihentikan, tetapi dampakya hingga saat ini masih dirasakan warga. Untuk penggatian terhadap kerugian yang diderita warga sekitar pihak pertamina dan warga akan bertemu dan musyawarah pada hari kamis (13/5).(Kos/Buser Trans)

Panwas Cikancung Tanggapi Laporan


 Ketua Panwas Kec. Cikancung Endan Ramdan

Kab.Bandung, Buser Trans,.
            Warga Desa Cihanyir dan Cikancung melaporkan temuan pelanggaran ke Panwas Kecamatan Cikancung terkait KTP dukungan Pilbup Kabupaten Bandung, dari 5 warga dua desa yang melaporkan temuan diantaranya Ceceng S, Dede R, Tini S, Iyep H, Ani R serta Amir.
Terkait pemberitaan di salah satu media harian (10/5) mereka melaporkan pencurian data KTP serta pemalsuan tandatangan warga oleh oknum tertentu untuk memberikan dukungan terhadap Ir. Tatang nama balon yang diverifikasi calon independent Bupati dan Wakil Bupati Kab. Bandung ironisnya KTP orang yang sudah meninggalpun masih ada poto copy KTP, pihaknya menginginkan oknum warga tersebut agar diproses secara hukum oleh pihak kepolisian.
            Ketua Panwas Kecamatan Cikancung Endan Ramdan saat dikonformasi (11/5) menjelaskan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan dari lapangan meskipun secara aturan laporan yang disampaikan harus secara tertulis waktu, bukti dan saksi tetapi pihaknya mempunyai rasa tanggung jawab terhadap informasi yang beredar dilapangan, berbeda dengan temuan langsung dilapangan akan segera menindaklanjuti jika memang bukan kapasitas panwas untuk menindaklanjuti maka temuan tersebut diarakan  PPK maupun PPS.
            “Apapun bentuk laporan panwas dengan sigap menindaklanjuti meskipun tidak secara tertulis tetapi menurut ketentuan laporan temuan harus secara tertulis”jelas Endan.(Kos/Buser Trans)

10 Mei 2010

IPDN Bantah Praja Meninggal Akibat Miras


Rektor IPDN I. Nyoman Sumaryadi;
. “Dia adalah mantan praja yang masuk tahun 2003-2004 karena desersi telah dipecat dan diberhentikan dari praja pada tahun 2007”

Kab. Sumedang Buser Trans,.
            Kembali Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) diterpa isyu meninggalnya sorang Praja asal Papua akibat keracunan minuman keras oplosan (miras) yang meninggal di RS Al- Islam Bandung sabtu (8/5). Pihak IPDN sendiri melalui Rektornya I. Nyoman Sumaryadi saat dikonfirmasi beberapa wartawan (10/5) di ruang kerjanya mengatakan orang yang meninggal akibat miras oplosan memang benar adalah praja yang sudah tidak aktif lagi dan dipecat pada tahun 2007 akibat tidak disiplin.
            Merespon dari pemberitaan dari berbagai media bahwa praja IPDN ada yang meninggal pihaknya membantah keras rektor sendiri langsung datang ke rumah sakit bersangkutan dan diperoleh keterangan bahwa yang meninggal bernama Nikson P. “Dia adalah mantan praja yang masuk tahun 2003-2004 karena desersi telah dipecat dan diberhentikan dari praja pada tahun 2007”tegas Rektor
            Rektor mengatakan saat apel pagi pihaknya mengecek keberadaan seluruh jumlah praja yang ada di kampus IPDN Jatinangor Sumedang dari hasil pengecekan secara keseluruhan praja yang ada di kampusnya dari 18 kepala satuan melaporkan baik dilapangan maupun di cek secara tertulis jumlah praja termasuk tingkat kehadiran praja, tidak satupun prajanya yang hilang termasuk praja asal Papua yang dikabarkan meninggal karena miras.
            .(Kos/Buser Trans)

Indra Diduga Meninggal Akibat Keracunan Miras


Kab. Bandung, Buser Trans,.
            Seorang laki-laki warga Kp. Kaca-kaca  RT 02/14 Desa Cicalengka Wetan Kec. Cicalengka Kab. Bandung bernama Indra (23)  diduga menjadi korban meninggal akibat keracunan minuman keras (miras).
            Menurut informasi yg dihimpun Buser Trans korban masuk rumah sakit AMC Cileunyi pada hari minggu (9/5) jam 03 pagi dengan keluhan sakit perut serta muntah-muntah (dehidrasi/kekurangan cairan) setelah mendapatkan perawatan  akhirnya pasien pada hari itu juga sekitar pukul 14 siang jiwanya tidak terselamatkan lagi.
            Kapolres Bandung AKBP Imran Yunus melalui kapolsek Cicalengka AKP Somatri B Ori, SH didampingi Kanit Reskrim AIPTU Iwan Kusmawan mengatakan pihaknya belum bisa memastikan terkait meninggalnya Indra yang diduga menenggak miras oplosan yang berakibat kematian, sejauh ini pihak polsek masih meminta keterangan dari pihak rumah sakit yang merawat korban sebelumnya, namun keterangan yang didapat korban minggal karena kekurangan cairan akibat muntah-muntah.(Kos/Buser Trans)
  

07 Mei 2010

Poto Kejadian Kebocoran BBM Pertamina