Tampilkan postingan dengan label Kos/Buser Trans. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kos/Buser Trans. Tampilkan semua postingan
02 Oktober 2009
Tengok Dapur IPDN Menza & Loundry
Kab. Sumedang, Buser Trans,.
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sebagai lembaga tinggi Kepamongprajaan yang mencetak para kader yang handal untuk di salurkan di daerah masing-masing, hal ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak yang terlibat di dalamnya.
Para praja IPDN selain mendapat ilmu pengetahuan di bidang pemerintahan, praja sendiri mendapatkan pasilitas salah satunya menza & loundry yang menyiapakan makan, minum serta kebutuhan pakaian praja. Pihak IPDN sendiri menunjuk rekanan hasil proses lelang bernama CV. Adiv Global yang beralamat di Jakarta.
Kasubag Menza & Loundry Sudaryana S.IP yang menangani semua kebutuhan para praja salah satu diantara makan dan minum menjelaskan bahwa pihaknya hanya mengorder bahan saja dan yang memasak.
Menjelang bulan puasa para praja mendapatkan jatah makan dua kali dalam sehari yang di lakukan menjelang magrib dan saat melakukan makan sahur dan yang tidak berpuasa tetap menyediakan tiga kali makan dalam sehari.
Sudaryana sendiri mempunyai 6 orang koki sebagai juru masak 120 tenaga kontrak dan 40 orang PNS plus tenaga THL, selain koki pihaknya mempunyai tenaga sebagai ahli gizi sebagai penentu layak tidaknya makanan yang akan di konsumsi para staff serta praja.
Kasubag Menza & Laundry Sudaryana S.IP dalam keseharianya selalu mengutamakan pekerjaanya bahkan hampir setiap harinya dirinya selalu pulang larut sampai jam sepuluh malam hingga selesai para praja makan, ini di lakukanya demi memberikan kepuasan serta pelayanan terhadap kebutuhan makan serta minum juga kebutuhan akan pakaian para praja itu sendiri. Peningkatan kualitas dan pelayanan adalah salah satu kewajibanya dan pihaknya siap memberikan yang terbaik untuk kepentingan lembaga sendiri.
Keberadaan CVyang ada di lingkungan IPDN sendiri sempat menjadi permasalahan bahkan CV Tiga Nur yang sampai kini alamatnya tidak jelas di tuding sebagai biang permasalah oleh karyawanya sendiri, sebab pernah terjadi polemik yang berujung di berhentikanya karyawan CV tersebut, sontak membuat para karyawanya menuntut pihak kampus IPDN dan menuding ada permainan yang di lakukan oleh oknum pejabat struktural yang mengurus para tenaga kontrak, namun pihak lembaga membantah telah ada keterlibatan di dalamnya dan pemecatan karyawan adalah tanggung jawab CV Tiga Nur sendiri. (Kos/Buser Trans)
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sebagai lembaga tinggi Kepamongprajaan yang mencetak para kader yang handal untuk di salurkan di daerah masing-masing, hal ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak yang terlibat di dalamnya.
Para praja IPDN selain mendapat ilmu pengetahuan di bidang pemerintahan, praja sendiri mendapatkan pasilitas salah satunya menza & loundry yang menyiapakan makan, minum serta kebutuhan pakaian praja. Pihak IPDN sendiri menunjuk rekanan hasil proses lelang bernama CV. Adiv Global yang beralamat di Jakarta.
Kasubag Menza & Loundry Sudaryana S.IP yang menangani semua kebutuhan para praja salah satu diantara makan dan minum menjelaskan bahwa pihaknya hanya mengorder bahan saja dan yang memasak.
Menjelang bulan puasa para praja mendapatkan jatah makan dua kali dalam sehari yang di lakukan menjelang magrib dan saat melakukan makan sahur dan yang tidak berpuasa tetap menyediakan tiga kali makan dalam sehari.
Sudaryana sendiri mempunyai 6 orang koki sebagai juru masak 120 tenaga kontrak dan 40 orang PNS plus tenaga THL, selain koki pihaknya mempunyai tenaga sebagai ahli gizi sebagai penentu layak tidaknya makanan yang akan di konsumsi para staff serta praja.
Kasubag Menza & Laundry Sudaryana S.IP dalam keseharianya selalu mengutamakan pekerjaanya bahkan hampir setiap harinya dirinya selalu pulang larut sampai jam sepuluh malam hingga selesai para praja makan, ini di lakukanya demi memberikan kepuasan serta pelayanan terhadap kebutuhan makan serta minum juga kebutuhan akan pakaian para praja itu sendiri. Peningkatan kualitas dan pelayanan adalah salah satu kewajibanya dan pihaknya siap memberikan yang terbaik untuk kepentingan lembaga sendiri.
Keberadaan CVyang ada di lingkungan IPDN sendiri sempat menjadi permasalahan bahkan CV Tiga Nur yang sampai kini alamatnya tidak jelas di tuding sebagai biang permasalah oleh karyawanya sendiri, sebab pernah terjadi polemik yang berujung di berhentikanya karyawan CV tersebut, sontak membuat para karyawanya menuntut pihak kampus IPDN dan menuding ada permainan yang di lakukan oleh oknum pejabat struktural yang mengurus para tenaga kontrak, namun pihak lembaga membantah telah ada keterlibatan di dalamnya dan pemecatan karyawan adalah tanggung jawab CV Tiga Nur sendiri. (Kos/Buser Trans)
Nyoman Mulai Benahi IPDN
Kab. Sumedang, Buser Trans,.
Belum genap sebulan Prof. Dr. Drs. H. I. Nyoman Sumaryadi kembali mejabat rektor di IPDN, dalam kepemimpinanya mulai ada penataan dilingkungan kampus itu sendiri salah satu diantaranya merubah struktural jabatan internal, hal ini di lakukan mengacu kepada Kepres NO: I tahun 2009 tentang perubahan Kepres NO: 7 Tahun 2004 Tentang Penggabungan IPDN Dengan IIP Per Mendagri NO: 39 Tahun 2009 Tentang Susunan Tatanan Kerja IPDN.
Dalam hal itu pada tanggal 17-09-2009 pejabat struktural mengikuti pelantikan di kantor kementrian dalam negeri yang berpusat di Cilandak Jakarta. Menurut Kasubag Humas IPDN Sudaryana S.IP yang sebelumnya memegang jabatan Kasubag Menza & Loundry membenarkan bahwa pejabat struktural saat ini sudah ada perubahan, namun pada keseluruhan tidak ada jabatan yang diturunkan.
Kasubag Humas Sudaryana S.IP sendiri mengakui kalau kehumasan di lingkungan IPDN baru terbentuk, tetapi pihaknya yakin dengan di bentuknya humas sudah pasti segala informasi yang dibutuhkan oleh publik bisa satu suara melalui corong kehumasan.
“Saya siap memberikan informasi jika dibutuhkan publik terkait masalah IPDN tetapi sebelumnya pihak kami sudah ada koordinasi dulu dengan pihak rektor”ungkapnya.
Dirinya yakin bahwa rektor yang saat ini di pimpin Prof.Dr. Drs. H. I. Nyoman Sumaryadi, M.Si adalah yang terbaik buat IPDN “ pa Nyoman kan sebelumnya pernah jadi rektor disini, tentunya beliau sudah berpengalan mana yang perlu di benahi atau tidak,”jelas Sudaryana.
Senada dengan Dadan Adam Ismail, S.IP,M.Si Kasubag Keamanan Dalam yang mempunyai anggota keamanan sebanyak 104 orang termasuk staf, saat di konfirmasi (28/09/09) membenarkan bahwa Nyoman Sumaryadi selaku rektor cukup banyak berpengaruh terutama terhadap lingkungan IPDN Jatinangor salah satu contoh dalam pelaksanaan apel yang di laksanakan setiap hari senin pagi rata-rata semua staf hadir “pada apel pagi setiap senin semua staf di lingkungan IPDN semua hadir, dan itu sudah kebiasaan sejak dulu pada pertamakalinya Pak Nyoman menjabat rektor juga saat sekarang semua staf mau mengikuti apel pagi, padahal waktu rektor yang lain apel pagi jarang diikuti oleh para staf”ungkapnya.
Diakuinya Pihak Keamanan dalam saat ini sedang membenahi system keamanan yang ada salah satunya akan mengaktifkan para anggotanya untuk lebih seleksi terhadap para tamu yang akan bertemu para pejabat yang ada di dalam sehingga tidak masuk begitu saja, harus lapor dulu kepada penjaga keaman di gerbang utama juga setiap tamu harus meninggalkan identitas yang masih berlaku jika masuk lingkungan IPDN itu keamanan yang standar dilakukan dimanapun.
Saat di konfirmasi terkait masalah TNI AD menurut sumber yang di dapat Buser Trans yang akan membantu pihak keaman di IPDN, Dadan Adam Ismail sendiri tidak memberikan jawaban yang pasti namun dirinya menyarankan untuk masalah itu harus rektor yang menjelaskanya, namun pihaknya membantah kalau keaman akan di limpahkan ke pihak tentara. “Kalau IPDN melibatkan anggota TNI AD itu hanya sebagai pengasuh praja saja, tapi saya tidak bisa memberikan penjelasan lebih banyak sebab yang berhak tentunya rektor”tambahnya.(Kos/Buser Trans)
Belum genap sebulan Prof. Dr. Drs. H. I. Nyoman Sumaryadi kembali mejabat rektor di IPDN, dalam kepemimpinanya mulai ada penataan dilingkungan kampus itu sendiri salah satu diantaranya merubah struktural jabatan internal, hal ini di lakukan mengacu kepada Kepres NO: I tahun 2009 tentang perubahan Kepres NO: 7 Tahun 2004 Tentang Penggabungan IPDN Dengan IIP Per Mendagri NO: 39 Tahun 2009 Tentang Susunan Tatanan Kerja IPDN.
Dalam hal itu pada tanggal 17-09-2009 pejabat struktural mengikuti pelantikan di kantor kementrian dalam negeri yang berpusat di Cilandak Jakarta. Menurut Kasubag Humas IPDN Sudaryana S.IP yang sebelumnya memegang jabatan Kasubag Menza & Loundry membenarkan bahwa pejabat struktural saat ini sudah ada perubahan, namun pada keseluruhan tidak ada jabatan yang diturunkan.
Kasubag Humas Sudaryana S.IP sendiri mengakui kalau kehumasan di lingkungan IPDN baru terbentuk, tetapi pihaknya yakin dengan di bentuknya humas sudah pasti segala informasi yang dibutuhkan oleh publik bisa satu suara melalui corong kehumasan.
“Saya siap memberikan informasi jika dibutuhkan publik terkait masalah IPDN tetapi sebelumnya pihak kami sudah ada koordinasi dulu dengan pihak rektor”ungkapnya.
Dirinya yakin bahwa rektor yang saat ini di pimpin Prof.Dr. Drs. H. I. Nyoman Sumaryadi, M.Si adalah yang terbaik buat IPDN “ pa Nyoman kan sebelumnya pernah jadi rektor disini, tentunya beliau sudah berpengalan mana yang perlu di benahi atau tidak,”jelas Sudaryana.
Senada dengan Dadan Adam Ismail, S.IP,M.Si Kasubag Keamanan Dalam yang mempunyai anggota keamanan sebanyak 104 orang termasuk staf, saat di konfirmasi (28/09/09) membenarkan bahwa Nyoman Sumaryadi selaku rektor cukup banyak berpengaruh terutama terhadap lingkungan IPDN Jatinangor salah satu contoh dalam pelaksanaan apel yang di laksanakan setiap hari senin pagi rata-rata semua staf hadir “pada apel pagi setiap senin semua staf di lingkungan IPDN semua hadir, dan itu sudah kebiasaan sejak dulu pada pertamakalinya Pak Nyoman menjabat rektor juga saat sekarang semua staf mau mengikuti apel pagi, padahal waktu rektor yang lain apel pagi jarang diikuti oleh para staf”ungkapnya.
Diakuinya Pihak Keamanan dalam saat ini sedang membenahi system keamanan yang ada salah satunya akan mengaktifkan para anggotanya untuk lebih seleksi terhadap para tamu yang akan bertemu para pejabat yang ada di dalam sehingga tidak masuk begitu saja, harus lapor dulu kepada penjaga keaman di gerbang utama juga setiap tamu harus meninggalkan identitas yang masih berlaku jika masuk lingkungan IPDN itu keamanan yang standar dilakukan dimanapun.
Saat di konfirmasi terkait masalah TNI AD menurut sumber yang di dapat Buser Trans yang akan membantu pihak keaman di IPDN, Dadan Adam Ismail sendiri tidak memberikan jawaban yang pasti namun dirinya menyarankan untuk masalah itu harus rektor yang menjelaskanya, namun pihaknya membantah kalau keaman akan di limpahkan ke pihak tentara. “Kalau IPDN melibatkan anggota TNI AD itu hanya sebagai pengasuh praja saja, tapi saya tidak bisa memberikan penjelasan lebih banyak sebab yang berhak tentunya rektor”tambahnya.(Kos/Buser Trans)
Rektor Berikan Kuliah Pertama Mahasiswa Baru IKOPIN
Sumedang, Buser Trans,.
Ikopin adalah perguruan tinggi, yang berdiri sejak tahun 1982 dan di resmikan oleh Presiden RI Suharto pada tahun 1984. IKOPIN menyelenggarakan pendidikan tinggi dalam bidang Manajemen, Perkoperasian dan kewirausahaan. Saat ini sebagian besar mahasiswa Ikopin telah memperoleh beasiswa yang berasal dari pemerintah pusat maupun daerah, juga gerakan koperasi dan pihak swasta.
Hari pertama masuk kuliah (31/08/09) sekitar 500 mahasiswa baru IKOPIN, diberikan kuliah pertama tentang perkoperasian langsung oleh Rektor Ikopin Prof. Dr. H. Rully Indrawan, M.Si yang bertempat di ruang Gedung Serba Guna (GSG) kampus Jatinangor Kabupaten Sumedang.
Dari 500 mahasiswa baru yang di berikan kuliah diantaranya ada yang dibiayai melalui beasiswa diantaranya dari PT. Sriboga Ratu Raya memberikan beasiswa kepada 10 orang, 28 orang di biayai oleh Pemda Maluku, 24 orang di biayai oleh Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungmek dan Komoro (LPM-AK).
Para mahasiswa baru sebagian ada yang di berikan pesilitas mess di sekitar lingkungan kampus, namun sebagian lagi ada yang di luar kampus dengan biaya sendiri.
Ikopin sendiri mempunyai program pendidikan diantaranya Program Diploma Tiga (D-3) gelar pendidikan A.Md (Ahli Madya), Program Strata Satu (S-1) gelar pendidikan SE (Sarjana Ekonomi), Program S-1 plus magang ke Jepang gelar SE (Sarjana Ekonomi), Program S-2 (Magister Manajemen) gelar pendidikan MM (Magister Manajemen). (Kos/Buser Trans)
Ikopin adalah perguruan tinggi, yang berdiri sejak tahun 1982 dan di resmikan oleh Presiden RI Suharto pada tahun 1984. IKOPIN menyelenggarakan pendidikan tinggi dalam bidang Manajemen, Perkoperasian dan kewirausahaan. Saat ini sebagian besar mahasiswa Ikopin telah memperoleh beasiswa yang berasal dari pemerintah pusat maupun daerah, juga gerakan koperasi dan pihak swasta.
Hari pertama masuk kuliah (31/08/09) sekitar 500 mahasiswa baru IKOPIN, diberikan kuliah pertama tentang perkoperasian langsung oleh Rektor Ikopin Prof. Dr. H. Rully Indrawan, M.Si yang bertempat di ruang Gedung Serba Guna (GSG) kampus Jatinangor Kabupaten Sumedang.
Dari 500 mahasiswa baru yang di berikan kuliah diantaranya ada yang dibiayai melalui beasiswa diantaranya dari PT. Sriboga Ratu Raya memberikan beasiswa kepada 10 orang, 28 orang di biayai oleh Pemda Maluku, 24 orang di biayai oleh Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungmek dan Komoro (LPM-AK).
Para mahasiswa baru sebagian ada yang di berikan pesilitas mess di sekitar lingkungan kampus, namun sebagian lagi ada yang di luar kampus dengan biaya sendiri.
Ikopin sendiri mempunyai program pendidikan diantaranya Program Diploma Tiga (D-3) gelar pendidikan A.Md (Ahli Madya), Program Strata Satu (S-1) gelar pendidikan SE (Sarjana Ekonomi), Program S-1 plus magang ke Jepang gelar SE (Sarjana Ekonomi), Program S-2 (Magister Manajemen) gelar pendidikan MM (Magister Manajemen). (Kos/Buser Trans)
H+1 Sampai H+7 Sekitar 6000 Wisatawan Kunjungi Curug Sindulang
Kab. Bandung,Buser Trans,.
Pada liburan usai lebaran tahun 2009 ini tempat wisata menjadi incaran, tidak ketinggalan tempat wisata yang ada di Kecamatan Cicalengka salah satunya adalah Curug Sindulang yang berlokasi di Desa Tanjungwangi 11 KM dari kantor pemerintahan kecamatan, dalam liburan sekarang pengunjung yang datang bisa mencapai 6000 orang dari mulai H+ 1 hingga H+7 hal tersebut terlihat dari tiket yang resmi terjual di loket, penjaga yang di terjunkan menghadapi libur lebaran ini ada 60 orang petugas jaga.
Untuk mencapai lokasi pengunjung bisa menggunakan angkutan umum dengan tarip cukup murah antara Rp.5000,-/orangnya, untuk harga tiket masuk di bebankan Rp. 3000/orang harga yang cukup murah untuk kawasan wisata yang sudah cukup terkenal ini, namun sayang sampai saat ini curug sindulang belum tersentuh pembangunan oleh dinas terkait padahal target perbulanya pihak pengelola yang saat ini masih di pegang desa harus menyetor ke dinas pariwisata sebesar Rp. 300,000 belum petugas penjaga karcis dan termasuk keamanan lainya serta harus menyetor untuk kas desa.
“Setiap bulanya harus setor uang ke dinas pariwisata yang sudah di tentukan 300 ribu, kami juga berharap ada perhatian dari dinas terkait untuk menata tempat wisata ini, salah satunya adalah lahan parkir untuk para pengunjung yang belum ada”jelas Ayi Sekdes Tanjungwangi saat berada di lokasi.
Pada liburan terakhir (27/09) Buser Trans sempat pantau di lokasi terlihat dari pengujung mengatri di tempat penjualan karcis rata-rata yang datang menggunakan kendaraan pribadi walaupun di dominasi pengguna motor tidak kurang yang naik mobilpun ada sehingga cukup memacetkan jalan menuju lokasi, di tambah dengan tidak adanya lahan parkir di lokasi menambah suasana jalan cukup pada sebab kendaraan pengunjung di parkir di pinggir jalan menuju lokasi.
Untuk hari-hari biasa menurut Cucu salah satu petugas penjual karcis pengunjung mencapai 300-400 orang itupun hanya pada hari libur minggu saja, untuk hari senin sampai sabtu pihak desa sendiri tidak membuka loket kecuali hari libur, selebihnya hanya di pegang oleh warga dan penghasilan dari hasil penjualan tiket pihaknya tidak pernah mendapatkan setoran.
Di tambahkan Ayi selaku Sekdes Tanjungwangi pihak Bapeda sendiri sudah da sinyal untuk pengembangan wisata Curug Sindulang namun sayang sampai saat ini belum ada tindak lanjut, dan yang paling sangat di butuhkan saat ini adalah lahan parker yang di perkirakan anggaran bias mencapai Rp. 150 juta.(Kos/Buser Trans)
Pada liburan usai lebaran tahun 2009 ini tempat wisata menjadi incaran, tidak ketinggalan tempat wisata yang ada di Kecamatan Cicalengka salah satunya adalah Curug Sindulang yang berlokasi di Desa Tanjungwangi 11 KM dari kantor pemerintahan kecamatan, dalam liburan sekarang pengunjung yang datang bisa mencapai 6000 orang dari mulai H+ 1 hingga H+7 hal tersebut terlihat dari tiket yang resmi terjual di loket, penjaga yang di terjunkan menghadapi libur lebaran ini ada 60 orang petugas jaga.
Untuk mencapai lokasi pengunjung bisa menggunakan angkutan umum dengan tarip cukup murah antara Rp.5000,-/orangnya, untuk harga tiket masuk di bebankan Rp. 3000/orang harga yang cukup murah untuk kawasan wisata yang sudah cukup terkenal ini, namun sayang sampai saat ini curug sindulang belum tersentuh pembangunan oleh dinas terkait padahal target perbulanya pihak pengelola yang saat ini masih di pegang desa harus menyetor ke dinas pariwisata sebesar Rp. 300,000 belum petugas penjaga karcis dan termasuk keamanan lainya serta harus menyetor untuk kas desa.
“Setiap bulanya harus setor uang ke dinas pariwisata yang sudah di tentukan 300 ribu, kami juga berharap ada perhatian dari dinas terkait untuk menata tempat wisata ini, salah satunya adalah lahan parkir untuk para pengunjung yang belum ada”jelas Ayi Sekdes Tanjungwangi saat berada di lokasi.
Pada liburan terakhir (27/09) Buser Trans sempat pantau di lokasi terlihat dari pengujung mengatri di tempat penjualan karcis rata-rata yang datang menggunakan kendaraan pribadi walaupun di dominasi pengguna motor tidak kurang yang naik mobilpun ada sehingga cukup memacetkan jalan menuju lokasi, di tambah dengan tidak adanya lahan parkir di lokasi menambah suasana jalan cukup pada sebab kendaraan pengunjung di parkir di pinggir jalan menuju lokasi.
Untuk hari-hari biasa menurut Cucu salah satu petugas penjual karcis pengunjung mencapai 300-400 orang itupun hanya pada hari libur minggu saja, untuk hari senin sampai sabtu pihak desa sendiri tidak membuka loket kecuali hari libur, selebihnya hanya di pegang oleh warga dan penghasilan dari hasil penjualan tiket pihaknya tidak pernah mendapatkan setoran.
Di tambahkan Ayi selaku Sekdes Tanjungwangi pihak Bapeda sendiri sudah da sinyal untuk pengembangan wisata Curug Sindulang namun sayang sampai saat ini belum ada tindak lanjut, dan yang paling sangat di butuhkan saat ini adalah lahan parker yang di perkirakan anggaran bias mencapai Rp. 150 juta.(Kos/Buser Trans)
101 Jemaah Haji Asal Cicalengka Siap Berangkat
Hal ini di sampaikan oleh Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Cicalengka Yayat Asmara S.Ag (01/09/09) yang di lantik pada tanggal 2 April 2009 menggantikan kepala KUA sebelumnya Drs. H. Endang Suhinda.
` Setiap calon jemaah haji yang akan berangkat sebelumnya di berikan pembekalan oleh kepala KUA kecamatan selaku ketua pelaksana, meteri yang di berikan diantaranya panduan perjalanan haji, sewaktu di perjalanan dan selama berada di tempat ibadah (Arab Saudi). Selain itu para jemaah juga di cek kesehatanya tentunya selama menunaikan ibadah haji harus sehat rohani maupun jasmaninya, batas usia maksimal harus 65 tahun.
Kepala KUA Cicalengka Yayat Asmara S.Ag selaku ketua pelaksana menjelaskan untuk tahun 2010 calon jemaah haji yang ada di Kecamatan Cicalengka yang akan berangkat dan sudah terdaftar resmi ada 101 orang, sedangkan untuk total keseluruhan yang ada di kabupaten Bandung dan Bandung Barat tahun ini ada 3637 jemaah haji.
“KUA adalah sebagai pasilitator dan koordinator pemberangkatan haji dan umroh sesuai peraturan Menteri Agama, tentang petunjuk dan pelaksanaan haji dan umroh”jelas Yayat.(Kos/Buser Trans)
26 September 2009
Api Lumat Kandang Sapi Kerugian Di Taksir Puluhan Juta
Kab. Bandung, Buser Trans,.
“Api……api……..teriakan seorang ibu bernama Entin (50) tetangga pemilik kandang sapi saat melihat api yang berasal dari sebuah kandang sapi milik tetangganya.
Belakangan di ketahui bahwa kandang sapi berukuran 8x6 meter adalah milik Aryo (26) yang beralamat di Kp. Bojong Badak Rt02/07 Ds. Cikasungka Kec. Cikancung Kab. Bandung (25/09/09) tadi siang jam 11:30 ludes terbakar kerugian di taksir mencapai puluhan juta rupiah.
Saat kebakaran berlangsung pemilik kandang sedang berada di rumahnya dalam keadaan tertidur, rumah pemilik kandang sapi tersebut tidak jauh dari kandang sapi miliknya, seketika itu terbangun karena mendengar teriakan tetangganya.
“Sebenarnya kandang tersebut dalam keadaan terkunci, sebab para pekerja sudah pulang karena akan menunaikan sholat jum’at, di kandang itu tidak ada yang membakar sampah, bahkan listrikpun tidak di pasang, dan saya heran kenapa kandang saya terbakar”ujar Aryo pemilik kandang menuturkan kejadianya saat di tanya wartawan di tempat kejadian.
Sementara itu 2 unit pemadam kebakaran dari UPTD Kacamatan Cicalengka segera meluncur dan api berhasil dikuasai hingga pukul 14:00 siang.
Dalam kejadian kebakaran tersebut tidak sampai memakan korban jiwa, kerugian material di taksir 50 juta, kelapa yang siap jual senilai 12 juta ludes terbakar, 4 sapi yang berada di kandang berhasil di selamatkan, namun sayang satu sapi hangus terbakar dan tidak terselamatkan.
Pihak Kepolisian dari Polsek Cikancung segera mengecek ke tempat kejadian yang di pimpin langsung Kapolsek AKP Kusnadi pihaknya masih menyelidiki kasus terjadinya kebakaran juga masih mengumpulkan data-data yang ada, tetapi dugaan sementara asal api berasal dari pembakaran jerami yang merembet dari sebelah kandang sapi (Kos/Buser Trans)
“Api……api……..teriakan seorang ibu bernama Entin (50) tetangga pemilik kandang sapi saat melihat api yang berasal dari sebuah kandang sapi milik tetangganya.
Belakangan di ketahui bahwa kandang sapi berukuran 8x6 meter adalah milik Aryo (26) yang beralamat di Kp. Bojong Badak Rt02/07 Ds. Cikasungka Kec. Cikancung Kab. Bandung (25/09/09) tadi siang jam 11:30 ludes terbakar kerugian di taksir mencapai puluhan juta rupiah.
Saat kebakaran berlangsung pemilik kandang sedang berada di rumahnya dalam keadaan tertidur, rumah pemilik kandang sapi tersebut tidak jauh dari kandang sapi miliknya, seketika itu terbangun karena mendengar teriakan tetangganya.
“Sebenarnya kandang tersebut dalam keadaan terkunci, sebab para pekerja sudah pulang karena akan menunaikan sholat jum’at, di kandang itu tidak ada yang membakar sampah, bahkan listrikpun tidak di pasang, dan saya heran kenapa kandang saya terbakar”ujar Aryo pemilik kandang menuturkan kejadianya saat di tanya wartawan di tempat kejadian.
Sementara itu 2 unit pemadam kebakaran dari UPTD Kacamatan Cicalengka segera meluncur dan api berhasil dikuasai hingga pukul 14:00 siang.
Dalam kejadian kebakaran tersebut tidak sampai memakan korban jiwa, kerugian material di taksir 50 juta, kelapa yang siap jual senilai 12 juta ludes terbakar, 4 sapi yang berada di kandang berhasil di selamatkan, namun sayang satu sapi hangus terbakar dan tidak terselamatkan.
Pihak Kepolisian dari Polsek Cikancung segera mengecek ke tempat kejadian yang di pimpin langsung Kapolsek AKP Kusnadi pihaknya masih menyelidiki kasus terjadinya kebakaran juga masih mengumpulkan data-data yang ada, tetapi dugaan sementara asal api berasal dari pembakaran jerami yang merembet dari sebelah kandang sapi (Kos/Buser Trans)
22 September 2009
Kembali IPDN Dipimpin Nyoman
Kembali IPDN Dipimpin Nyoman
Sebagai Penugasan Awal Lulusan IPDN di tempatkan menjadi Sekdes
Sumedang, Buser Trans,.
Baru satu tahun berjalan Rektor IPDN Prof. DR. Ngadisah, M.A., sudah tergantikan oleh Prof. DR. I Nyoman Sumaryadi, M. Si., seperti yang pernah di ketahui publik sebelumnya bahwa Nyoman pernah menjabat sebagai Rektor IPDN, namun di berhentikan terkait kasus meninggalnya praja bernama Clif Muntu praja asal Sulawesi akibat kekerasan yang terjadi di lingkungan IPDN sendiri.
Menteri Dalam Negeri Mardianto menjelaskan bahwa pihaknya telah melantik Nyoman (21/08/09) karena kepentingan organisasi tidak ada interpretasi dari pihak lain, selanjutnya Prof. DR. Ngadisah, M.A., di mutasikan dan di lantik menjadi staf ahli Menteri Dalam Negeri bidang hukum dan politik.
Nyoman di angkat kembali menjadi Rektor IPDN adalah kepercayaan dari pimpinan dan tidak perlu di politisasi, pengangkatan Nyoman merupakan hal yang wajar dan tidak perlu di persoalkan, “yang di katakan terpidana itu siapa, beliau tidak terpidana, justru putusan bebas, jadi tolong di luruskan, kalau sebagian wartawan sudah menyoroti keliru, pak Nyoman bebas murni saya bertanggung jawab tentang itu…,”. Jelas Mendagri saat menjawab pertanyaan wartawan tentang status rektor baru.
Semetara itu Rektor IPDN yang baru Prof. DR . I Nyoman Sumaryadi, M. Si., mengatakan bahwa semua yang sudah ditetapkan dan ditugasi adalah sebagai iplementor kebijakan melajutkan estapet tugas kepemimpinan. Di tambahkan pula bahwa IPDN sejak 2003 tidak ada lagi kekerasan di dalam mendidik para mahasiswa baru, seandainya itu tetap terjadi hal itu di lakukan oleh personil saja, aturan lembaga sudah di tiadakan .
Untuk pembenahan kurikulum yang baru menjadi sangat penting untuk di benahi, sebab IPDN merupakan salah satu Intsitut kedinasan yang berbeda dengan pendidikan-pendidikan umum lainya, kurikulimnya lebih banyak di sesuaikan lagi seperti pendidikan di pemerintahan umum, otonomi daerah, keuangan daerah juga yang lainya.(Kos/Buser Trans)
Pemerintahan Kecamatan Tanjungsari Giat Taraweh Keliling
Pemerintahan Kecamatan Tanjungsari Giat Taraweh Keliling
Kab. Sumedang, Buser Trans,.
Menjelang Ramadhan 1430 H pemerintahan kecamatan Tanjungsari setiap harinya melakukan taraweh keliling (tarling) ke 12 desa, setip harinya para staf yang di pimpin langsung oleh Camat Tanjungsari Deni Tanrus di bagi menjadi tiga tim untuk mengikuti kegiatan taraweh di masing-maing desa.
Selain melakukan tarawih bersama ada juga kegiatan yang di laksanakan di masjid-masjid yang di singgahinya diantaranya melakukan sosialisasi anti teroris untuk mempersempit ruang gerak para teroris, juga melakukan pengumpulan zakat (BAZ).
“Kegiatan selama Ramadhan ini kami isi dengan kegiatan tarawih keliling ke desa-desa, namun selain itu kami juga memberikan cedera mata kepada masjid yang disinggahi, cederamata yang di berikan bisa jam dinding atau yang lainya”jelasnya.
Di tambahkan pula oleh Deni bahwa setiap hari jumat seluruh stafnya rutin melakukan pengajian yang di lakukan internal di kantornya, hal tersebut di lakukan selain menginpentaris para stafnya yang kurang lancar dan yang telah bisa membaca Al-qur’an agar sama-sama mengikutinya. “Seorang pemimpin itu harus benar-benar jadi panutan dan tentunya kita orang muslim harus punya seorang pemimpin yang muslim juga yang sudah barang tentu taat ibadahnya, sehingga keteladananya menjadi contoh, bahkan saya tidak sholat subuh ke masjid saja jadi berita di koran”tambahnya. (Kos/Buser Trans)
Jajaran Polsek Jatinangor Siaga Penuh Menjelang Lebaran
Jajaran Polsek Jatinangor Siaga Penuh Menjelang Lebaran
Kab. Sumedang, Buser Trans,.
Menjelang lebaran jajaran Polsek Jatinangor siaga penuh antisipasi para pemudik mengingat Jatinangor merupakan gerbang tol pertama dari Jakarta sehingga para pemudik yang akan menuju Jateng-Jatim menggunakan jalur selatan via Sumedang akan terjadi penambahan yang diperkirakan H-7 dan H+7 lebaran tahun ini.
Menurut Kapolsek Jatinangor AKP Supratno menjelang lebaran tahun sekarang para pemudik yang akan menuju Jateng-Jatim via Sumedang menjadi prioritas pengamanan yang dilakukan jajaranya, dengan dipungsikanya jalan baru masuk dari depan IPDN dan keluar dari Kampus Unpad (didepan Kecamatan Jatinangor) yang tahap pengerjaanya sudah rampung hal itu menambah lancarnya parapemudik yang menggunakan kendaraan roda dua maupun empat.
Kapolsek juga mengharapkan di beberapa titik ada satu Pos Gatur yang di tempatkan di daerah Sayang, BGG, Jatos juga pusat perbelanjaan lainya akan di tempatkan anggotanya dalam pengaturan arus lalulintas sebab titik-titik konsentrasi massa biasanya akan terjadi kemacetan.(Kos/Buser Trans)
Bupati Sumedang Peringatkan PT. Coca-Cola
Bupati Sumedang Peringatkan PT. Coca Cola
Bupati Sumedang Don Murdono;
“Diharapkan kejadian yang keepat ini jangan sampai terjadi yang kelima kalinya”
Kab. Sumedang, Buser Trans,.
Bupati Sumedang Don Murdono peringatkan PT. Coca Cola Botlling Indonesia Jl. Raya Bandung Garut Km 26 Cimanggung Sumedang agar meninjau ulang sertifikasi perijinan teknis, sebab ada sebuah peralatan katup yang bocor dan menyebabkan amonia menyebar ke udara sehingga mencemari lingkungan sekitar, atas kejadian tersebut pada hari senin (7/9/9) pukul 19:00 WIB warga Kp. Pangsor Rt 01/01 Desa Cihanjuang Kec.Cimanggung mengalami keracunan yang disebabkan gas amonia tersebut.
Pada malam kejadian sekitar 44 orang warga Kp. Pangsor Ds. Cihanjuang di larikan ke Rumah Sakit AMC Cileunyi Kab. Bandung guna mendapatkan perawatan.
Don juga menambahkan bahwa kejadian kebocoran gas amonia tersebut yang mencemari lingkungan sekitar sudah terjadi ke empat kalinya, jika hal itu terjadi lagi pihaknya tidak segan-segan dan akan mencabut perijinan operasi PT. Coca Cola Botlling Indonesia, sebab kejadian yang ke empat kalinya terjadi karena keteledoran pihak pabrik itu sendiri. “Diharapkan kejadian yang keepat ini jangan sampai terjadi yang kelima kalinya”ujarnya saat berada di lokasi pabrik.
Sementara itu PT. Coca Cola Botlling Indonesia yang di wakili oleh Chandra Pardede selaku Tecnikal Operasional Manajer di dampingi Public Relations Manager Indah Triyanti ke[pada Tabloid Buser Trans menjelaskan, pihak pabrik sendiri selalu antisipasi setiap harinya pengecekan terhadap peralatan secara internal dan menyeluruh. Atas kejadian tersebut pihaknya telah mengambil langkah-langkah mengatasi perembesan tersebut, sehingga bisa dihentikan dalam waktu cepat juga memberikan pertolongan medis kepada warga maupun karyawanya dari dampak kebocoran amonia tersebut.
Manageman Coca Cola sendiri merasa turut prihatin atas terjadin peristiwa tersebut, juga pihaknya saat ini sedang melakukan penelitian internal mengenai penyebab kejadian serta melakukan langkah-langkah yang di perlukan agar tidak terjadi hal yang serupa. (Kos/Buser Trans)
Rektor Berikan Kuliah Pertama Mahasiswa Baru IKOPIN
Rektor Berikan Kuliah Pertama Mahasiswa Baru IKOPIN
Sumedang, Buser Trans,.Ikopin adalah perguruan tinggi, yang berdiri sejak tahun 1982 dan di resmikan oleh Presiden RI Suharto pada tahun 1984. IKOPIN menyelenggarakan pendidikan tinggi dalam bidang Manajemen, Perkoperasian dan kewirausahaan. Saat ini sebagian besar mahasiswa Ikopin telah memperoleh beasiswa yang berasal dari pemerintah pusat maupun daerah, juga gerakan koperasi dan pihak swasta.
Hari pertama masuk kuliah (31/08/09) sekitar 500 mahasiswa baru IKOPIN, diberikan kuliah pertama tentang perkoperasian langsung oleh Rektor Ikopin Prof. Dr. H. Rully Indrawan, M.Si yang bertempat di ruang Gedung Serba Guna (GSG) kampus Jatinangor Kabupaten Sumedang.
Dari 500 mahasiswa baru yang di berikan kuliah diantaranya ada yang dibiayai melalui beasiswa diantaranya dari PT. Sriboga Ratu Raya memberikan beasiswa kepada 10 orang, 28 orang di biayai oleh Pemda Maluku, 24 orang di biayai oleh Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungmek dan Komoro (LPM-AK).
Para mahasiswa baru sebagian ada yang di berikan pesilitas mess di sekitar lingkungan kampus, namun sebagian lagi ada yang di luar kampus dengan biaya sendiri.
Ikopin sendiri mempunyai program pendidikan diantaranya Program Diploma Tiga (D-3) gelar pendidikan A.Md (Ahli Madya), Program Strata Satu (S-1) gelar pendidikan SE (Sarjana Ekonomi), Program S-1 plus magang ke Jepang gelar SE (Sarjana Ekonomi), Program S-2 (Magister Manajemen) gelar pendidikan MM (Magister Manajemen). (Kos/Buser Trans)
Langganan:
Postingan (Atom)